Kamis, 31 Desember 2015

New Year Eve


New year gini identik sama revolution gitu kan yaa?? haha yasudah emang mainstream siihh,, but gak bisa dipungkiri kalo sometimes kita juga sempet terlintas hal itu...
Revolusi aku?
Haha apa yaa?
Entahlah. Di post kali ini lebih pengen say thank you sama berbagai moment keren di tahun ini.

First Instameet (exploresemarang and WWIM)

First New Family (PP)
First time for being PJ sebuah acara yang lumayan gedhe
and many more...

Entah mengapa orang pertama yang pengen aku say thanks adalah temen terdekatku, Sakka. Ini cowok niihh yaaa jangan salah sangka hehee

Moments, stories, laughs, mads, happiness, sadness, and many things we've shared each other.
Dari ini bocah I've learned many things.
Thanks for being my closest friend in this college. For being so patient when I told you my stories. Yang bisa jadi Silencer kalo mendadak aku jadi super duper rame ribut heboh histeris gak jelas gitu. Yang enak diece kalo lagi mutung. Yang enak dijadiin sasaran empuk kata-kata aku yang lagi rak ceto bangett haha.
Yang dengan segala curhatannya aku jadi belajar banyak hal mengenai kehidupan ini. Yang dengan segala tingkah mutungnya aku jadi tau mesti berlaku gimana. Yang dengan segala celetuknya aku jadi tau kalau aku ini siapa.
Thank you so much for being my mirror :)

And theeeennn a precious man who taught me many good things on my life, Faiz.
The one who makes me keep fighting on my way. Yang bikin aku makin tekun dalam menjalankan sesuatu. Yang jadi inspirasi baruku. Yang jadi motivasiku dalam kuliah. Yang bikin aku semangat nyelesaiin tugas. Yang sekali lagi bikin aku menciptakan Fans Club baru. Yang selalu siap jadi model jepretan kamera hp ini. Yang mau aku suruh suruh berpose sedemikian rupa biar dapet foto yang kece hehee..
Yang super sensitive kalo aku udah ngaktifin kamera. haha. I still remember your act on the farm after working our track for out-bond. Hahaha tbh I still wanna laugh, Iz. You're so funny XD
Once again, I fan you, Iz.
I fan you karena ketekunanmu, tanggung jawabmu, ketenanganmu, kecerdasanmu, keceriaanmu...
bukan hanya karena kamu sesosok lelaki tinggi, dada bidang, light skin, dengan sepasang converse, celana jean's, kemeja flanel, dan tambahan topi ride-for-pride serta glasses yang bikin kamu keliatan very good-looking saat jalan ataupun saat nonton bareng. (OMG okay ini aseli jujur dari seorang cewek)
Noo... even penampilanmu tiba-tiba berubah jadi Babe Cabiita juga kurasa I still fan you.
Aku melihat sisi lain yang bahkan lebih dari sekedar sesosok lelaki funny banyak tawa dengan berbagai celotehnya yang bisa bikin banyak orang disekitarnya fell happy and confused sometimes.
Aku melihat sisi lain yang nyatanya bisa awet sampai sekarang.
Thank you so much for being My Harry Styles in real ^_^

Lalluuuu ada keluarga baruku yang kusebut Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Pengetahuan (UKM PP)
Loyalitas aku dapet banget disini.
Saling mengisi satu sama lain.
Tak lagi mengenai "if they care or not", lebih hebat dari itu.
Bisa dilakuin sendiri yaa sendiri.. But mostly selalu saja ada yang ngebantu nyelesaiin segala hal. Thank you so much aku sayang kalian {()}
Kalian yang bikin aku betah di semarang. Kalian yang bikin aku belajar banyak hal mengenai kerjasama dan loyalitas.
How to be a good leader. How to be a good friend. How to be a worker.
I can be myself di sini. Nyaman banget makanyaa.. Betah. Tak ada yang lebih nyaman ketimbang tempat dimana kamu bisa jadi diri sendiri dan everybody admit it, orang-orang mengakui dan menghargai dirimu. They know aku ada, dan mereka juga tahu kapan saat aku nggak ada. Tak ada paksaan, yang ada itu pengertian.
Sayang bangeeettt pokoknya pengen peluk kalian satu satu .. big hug {{{{(())}}}} :D

Dan komunitas komunitas instagram yang mendadak bikin mas zuzu bilang kalau aku ini anak hits padahal cuma sekedar pemotret yang sok pro dengan modal kamera hp 5MP dengan aplikasi editorial yang super sederhana dan nggak banyak orang yang pake.
dan kawan kawan yang rela hpnya aku pinjem untuk upload foto yang non-1:1 karena hpku nggak mendukung untuk upload foto non-1:1.. You all safe my existence, guys :))
So thanks a lot, guys...
Thank you for your likes.
Thank you for your comments.
Thank you for your time to accompany me while hunting.
Thank you so much for giving me chances to increase my skill on photography.
You all are so gorgeous.
Thank you :')

And for everybody who taught me many precious things this year, Thank you so much I love ya :D

Ketekunan yang aku pelajari dari Faiz.
Pengertian untuk saling membantu yang aku pelajari dari PP.
Introspeksi diri yang aku pelajari dari Sakka.
To stay happy yang aku pelajari dari Devi.
Untuk menjaga tingkah laku dan omongan yang aku pelajari dari Shinta.
Perjuangan yang aku pelajari di kelas saat menyelesaikan tugas.
To be the real-me.
To be brave to make our dream comes true.

ohyaa.. ada hal yang aku pelajari saat Temu Alumni kemarin.


Pilihan ada di kita apakah kita ingin beraksi mewujudkan harapan, imajinasi, dan mimpi kita, atau hanya mengikuti alur kehidupan dengan penuh harap supaya tiba-tiba imajinasi dan mimpi kita bisa terwujud.
Kalau kita bisa mengungkapkannya, kemudian berusaha dan take action dalam mewujudkanya, percayalah itu semua bisa terwujud.

Aku berhasil mewujudkan imajinasiku saat Temu Alumni kemarin. Bahagia sekali rasanya. Reveal it out and take action. And boom! Imajinasimu menjadi nyata. Jujur, bahagia. banget. :)

Aaaaand last but not least, kutipan ala Ismidita di penghujung tahun. Baru aja dapet sore ini. Dan aku jadikan caption untuk postingan instagramku, pake foto yang ada di kiriman ini. Yap foto balon itu..
ini quote'nya:
Love. That make it live.
Hope. That make it through.
Fight. That make it worth. 

This quote is dedicated for every moments in life. We live the moment with love. We through the moment with hope. We worth the moment with fight.
Stay happy. Stay brave. Stay wise.

Happy new year eve,
Ismidita :)

Sabtu, 19 Desember 2015

Ekspresi

Oke baiklah. saat ini pakai bahasa kebangsaan dulu ^_^

Ekspresi.
Aku baru saja membaca kiriman facebook Tere Liye.
Ini kirimannya:
Ketika seorang perempuan berteriak menyuruh "Pergi! Sana!", maka boleh jadi, dia justeru barharap kita tetap berada di depannya. Membuktikan kita tidak akan pergi walau diusir sekalipun.

Ketika seorang perempuan bilang, "Biasa saja," maka boleh jadi maksudnya 'Ini luar biasa sekali'. Saat dia diam membisu, pun boleh jadi maksudnya, 'dia setuju'--tapi malu mengungkapkannya. Lantas kenapa ekspresi ...yang keluar berbeda dengan maksud aslinya? Karena itulah istimewanya bangsa perempuan.

Nah, sebagai rahasia kecil, ketahuilah ketika mereka bilang, "Terserah", itu jelas sekali mereka sedang marah.

*Tere Liye

Jujur. aku sedikit tersinggung dengan kirimannya ini.